HUT GWI #GWIamazing5

Uforia HUT RI dan HUT GWI memang telah usia siang tadi  (16/8). Namun debar kesenangan, kegamuman serta kepuasan masihlah ada dalam setiap penghuni GWI. Ditambah lagi fakta masih ada ratusan undian siap diundi Kamis-Jumat mendatang.
Saya serta manusia2 lainnya pastilah berharap tak akan ZOONNKK. karena itu suntikan penyemangat setelah gagal meraih doorprize hari ini. Seperti kita ketahui ada 3 unit sepeda motor masih utuh bannya, kulkas persiapan menyimpan daging kurban September besok, mesin cuci pengganti mbok inem yg pensiun nyuci Dan masih banyak lagi.
Tema ataupun hastag HUT GWI kali ini adalah #GWIamazing5 . Dengan hastag tersebut akan ada penampakan2 kostum menarik, kecerian serta selfi groupi khas masyarakat Indonesia dalam urusan  jeprat-jepret. Apakah ada keeksisan Anda pula??
Banyak yang ingin tuliskan dalam catatan Saya ini. Bagaimana jalannya acara bahkan sampai tak jalannya roda keberuntungan doorprize untuk sebagian orang hahahaha.
Drama, bukan, bukan drama Korea atau “tersanjung” yg telah mencapai ribuan episode. kali ini kita temukan “drama sketsa” dalam panggung amazingGWI. heemm perlu saya garis bawahi ternyata kritik dan saran juga keluhan sangat tersampaikan melalui drama tadi. Bagaimana suasana  bekerja dari kondusif sampai meneganggkan. Mencari solusi agar target tercapai. Tanpa kekerasan fisik juga kata2. Lewat sentuhan lembut berbalut rasa. Karena kita memang bekerja juga berkarya, lewat keseharian bersama-sama. Berharap, berdoa dan satu irama agar PT GLOBAL WAY INDONESIA SEMAKIN JAYA. AAMMINNNNN..
Saya rasa sekian tulisan ini, salam opini, salam GWI .

image

Mereka beranggap, anak kost menjawab #part 1

Pemuda itu terlihat meneteng karton mie instan dari sebuah toko menjelang adzan maghrib. Benar ia baru saja membeli mie instan satu karton dan dibawanya kedalam kost-kostan. “heem dasar anak kost mie instan adalah makanan pokoknya”. Celoteh salah satu remaja cowok kepada teman-temannya yang kebetulan melihat Kosi membeli mie instan tersebut. Karena pemuda tadi bernama Kosi, ia anak rantu dari desa. Kira-kira sudah 2 tahun ngekost didaerah tersebut. Ia merantau demi karir dan studynya. Bekerja dan kuliah tentu saja hal yang lazim dewasa ini. Hal yang lumrah pula perhitungan keluar masuk penghuni dompet harus benar-benar matang. Uang bergambar Kapitan Patimura sampai Sang plokamator harus jelas barisannya.

“Satu karton isinya 42 bungkus mie instan, berarti bisa dibilang Kosi akan menggunakan sebagai menu utama anak kost itu selama kurang lebih sepuluh harianlah”. Sahut emak-emak penjual mie instan tadi. “wah kalau kalau begitu biarkan saya ikut berjualan mie instan saja bu, siapa tahu Kosi dan teman-teman kostnya membutuhkan jasa ini dan pasti laris manis hahahaha”. Sahut biang rese yang memfaatkan peluang usaha namun atas dasar ngece.

Pembahasan Kosi dan mie instannya menjadi Trending topik sore itu. Mengalahkan siaran televisi penuh alay-alay pembodoh generasi bangsa, keributan politik dipemerintahan, demo harga BBM ataupun penyelewengan dan negara milyaran rupiah. Bahkan batu akikpun kalah tenar bagi mereka.

Keesokan harinya mereka yang tergabung tim gosip dan pengamat likungan ala pencari bahan pembicaraan berkumpul lagi. Masing-masing menyiapkan amunisi dalam pelontaran roket gosipan. Sebagian besar masih memendam gereget pembahasan “Kosi mie instan, Ya mereka menamai Kosi seperti itu saat meurmpi. Ditambah lagi kali ini Kosi terlihat memborong minuman mineral gelas satu karton pula.

“Mas kosi, semoga sehat selalu ya” salah seorang berkata. “Iya mas terima kasih, Anda juga ya” jawab Kosi lugas. “Aku pasti sehat karena ibu memasakanku menu sehat dan bukan mie instan” Tambah pemuda tadi sambil senyum sindirannya. Kosi hanya tersenyum dan berlalu sedang tim rumpi hanya tertawa keras.

Menjelang sore mereka memutuskan mengakhiri pembahasan gosip hari itu. Namun saat hendak beranjak mereka melihat 3 anak kecil membawa bungkusan berisikan sesuatu. “he bocah bungkusan apa yang ada pada kalian itu?” tanya salah satu tim gosip. “coba lihat!”. Salah seorang dari mereka merebut dan membuka bungkusan itu. “mengapa kalian membeli makan ini?, tidak mengenyangkan ” tanyanya ketus. “Memang ini kurang mengenyangkan, Namun inilah secerca penolong kami. Sedikit beratanya namun berarti bagi kami anak yatim piatu” jawab salah seorang anak. “dan kalian membelinya setiap hari seperti Kosi itu ya?” tanya lagi seorang dari biang gosip. “oh mas Kosi, Dia yang selalu memberikan harta lebihnya buat kami, terkadang makanan sederhana sepeti ini terkadang kami diajaknya berkesemapatan makan di depot makan. Tak hanya sekali tapi sering”. Salah anak yatim piatu itu menjelaskan. “benar bisa dibilang Mas Kosi selalu peduli keberadaan kami, ia baik dan suka menolong” salah satu menambahakan. Kmemudian ketiga anak yatim piatu itu berlalu setelah menjelaskan kebaikan apa yang dilakukan Kosi.

Sejenak tim rumpi itu terdiam, mereka menyadari bahwa dugaan kosi membeli mie instan dan lainnya bukannlah untuk Kosi konsumsi dikesehariaanya. Melainkan demi anak-anak yatim. Mereka saling memandang satu sama lai karena malu akan prasangka mereka selama ini terhadap Kosi.

Pembaca yang budiman tentunya tentunya kita mendapat pelajaran dari cerita diatas. Bahwa kita tidak boleh menilai seseorang berdasar luarnya saja atau sekilas saja. Dan yang pasti tidak boleh kita berprasangka buruk. Namun sebenarnya bukan itu saja maksud dan tujuan saya menulis artikel ini. Karena sudah banyak sekali pembelajaran hidup dari artikel-artikel lain. Lebih bermakna, berbobot dan mengandung nilai-nilai agama tinggi. Point utama yang ingin saya sampaikan adalah TIDAKLAH BENAR ANAK KOST IDENTIK DENGAN MIE INSTAN. Hehehehehe baru tahu kan maksud terselubung penulis ? bagai udang dibalik batu mungkin karena mengawali cerita berbumbu pembelajaran hidup, berakhir realita hidup. Tapi tulisan ini belum berakhir sampai disini pembaca. Akan saya jabaarkn lagi alasan-alasan kenapa Saya berpendapat demikian.

Kita mulai fakta bahwa masyarakat kita doyan banget dengan makanan siap saji ini. Terbukti negara kita menjadi produsen mie instan terbesar didunia. Dan apakah Anda yakin bahwa konsumennya hanya ANAK KOST??? Tentu tidak, dari survei yang tidak saya lakukan menunjukan orang kantoran, petani, pelajar, supir, bos hingga artis pun menyantap lezat mie instan. Bahkan sejarah mencatat “Belum ada anak kost yang menjadi bintang iklan dari mie instan” 😉 . Jadi itu bukti kalau mie instan tidak identik dengan anak kost dan anak kost tidak selalu identik dengan mie instan. Hidup anak kost hahahaha.

Pembaca yang budiman disini saya tidak bilang mie instan itu tidak baik ada menjudge mie instan atau siapa2. Hanya marilah kita ubah pandangan miring disekitaar kita entah apapun itu. Agar sedikit demi sedikit kita berfikir jeli dan megurangi pembahasan acara TV yang kurang mendidik generasi muda kita. Bisa kitya mulai berfikir positve tentang apa yang ada disekitar kita demi kemajuan bangsa kita.

Sekian dari saya semoga bermanfaat dan SALAM OPINI.
image

GOMBAL GEMBEL

image

Bukan rahasia lagi bila rayuan dalam sebuah hubungan, khususnya percintaan adalah perlu hukumnya. Sembako dalam percintaan sudah disebutkan lewat alunan lagu dangdut . Namun gombalan maut belum dimasukkan dalam lagu itu, tapi tak apa saya tidak protes, karena protes hanya miliknya koruptor yang salah tetap saja minta dibebasin. Saya juga tidak menyindir dalam kekakuan, sebap sindir menyindir mendatangkan gajah menjauhkan semut. Peribahasa kerennya “semut di seberang lautan nampak, gajah dipelupuk mata mengurangi jatah tempat belek mata”. Jadi sindir menyindir sudah saya tugaskan kepada petinggi diatas sana. Lalu apa bagian saya?? Saya coba rangkai kata2 membuat gombalan saja, atau rayuan dari benda disekitar kita. Secara umum merayu bisa menggunakan perumpamaan “Andai kau bunga aku lebahnya” “Andai kau langit, aku bintangnya” dan bla bla bla…. Bisa pula secara gamblang berkata apa adanya “wajahmu cantik memikat, bagai rembulan ditengah malam” “bodimu bagai gitar spanyol sayank” dan masih banyak lagi. Yang sempat buming kemarin2 adalah penggunaan “BAPAKMU”. “Bapak kamu dokter ya?”   “Kok kamu tahu” (yang padahal tidak namin di iyain saja) “karena kamu telah menyuntikan cinta dihatiku” (hahahaha memang gombalan semacam ini berhasil membuat saya dan kebanyakan orang terpingkal).
Nah kali ini mari kita  coba menggombal melalui benda2 disekitar saja. Bila baik silakan ditiru, ada yang salah beri tahu agar saya benahin, tidak suka abaikan saja, tak penting lupakan.just simple kang mas lan mbak yu.

1. Air mata
Saat pasangan atau seseorang yang kau cintai mengeluarkan air mata kala sedih, maka ucapkan pelipur lara beraliran gombal seperti ini (dengan sepenuh hati lo ya jangan cengengesan buat kalimat yang satu ini)
“Bila kamu menangis, Aku ingin menjadi air matamu, yang mengalir lembut dipipi manismu dan hilang tenggelam dibibir indahmu. Namun bila Kau menjadi air mataku, maka aku takkan pernah menangis, karena aku tidak ingin kehilangannmu sedikitpun”    bbeyuuuuhhhhh…siapa yang tak klepek2 coba mendengarnya?, ibarat nyamuk langsung tepar tanpa obat nyamuk BAIHOM.

2. Mobil ambulan
cinta kita seperti mobil ambulan.Denganmu segala halangan didepan kita akan minggir sendirinya. Namun tanpamu aku bagai mobil ambulan tanpa tiiuww tiuww tiuuww….

3. Wajan usang
Tahukah kamu bunyi wajan baru dan gosong saat digunakan? Srang sreng srong Srang sreng srong Srang sreng srong tetap sama dari baru sampai usang. Begitu pula cinta ini selalu sama saat pertama hingga seterusnya.

4. Celana kolor
Cintaku padamu bagaikan celana kolor, selalu ada dan menjaga isinya namun tak perlu kupamerkan kepada semua orang.

5. Kadaluarsa
Kuakui cintaku padamu ada tanggal kadaluarsa seperti jajanan ditoko snack. Dan kamu akan melihat tanggal kadaluarsa itu di batu nisanku. Karena Aku akan mencintaimu sampai mati.

6. Tahukah kamu?
Tahukah kamu jumlah bintang?
Tahukah kamu mengapa tahi kebo bau?
Tahukan kamu di bintang ada tahi kebonya apa tidak?
Tak apa kalau kamu tidak tahu semua itu, yang penting kamu tahu BETAPA AKU MENCINTAIMU  :-*  :-*

Sudah cukup 6 saja contohnya, saya yakin pembaca lebih lihai dalam menggombalnya. Sebenernya saya tidak suka menyebutnya GOMBALAN. Namun kata MESRA PEREKAT RASA. Sedikit tambahan bahwa kata rayuan bisa disebut bohong putih dalam hubungan suami istri, asal tujuannya perekat hubungan agar semakin mesra dan romatis. Maka rayuan atau gombalan dalam rumah tangga itu perlu. Misal “istriku betapa cantiknya engkau malam ini,bagai bidadari bermahkotakan mentari, bersayap cahaya terang, beraromakan wangi dan sejuknya embun pagi”  jelas secara harafiyah semua itu tidak mungkin. Dan bisa dibilang bohong bahwa bermahkota mentari dan lainnya. Namun itulah bohong putih yang diperbolehkan.
Saya rasa sekian dulu pembahasan GOMBAL GEMBEL CINTA kali ini. Semoga menghibur dan inspiratif. AAMIINN..  SEKIAN DAN SALAM OPINI.

filosofi ROTI BAKAR

Pengalaman adalah guru yang terbaik,itu benar adanya.Mengapa demikian?dari mulai kita bayi kita sudah belajar dari orang lain,misal saat bayi melihat orang berjalan,maka ia akan merekamnya dalam ingatan dan belajar berjalan hingga akhirnya bisa.Tidak hanya berjalan,makan,bicara,atau pelukan lembut sang ibu,maka bayi belajar indahnya kasih sayang.

Namun bukan itu yang saya akan bahas pembaca,yaa,,sekadar cerita pengalaman dulu saja kok.JUALAN ROTI BAKAR,iya Cuma cerita jualan roti bakar saja bukan seperti yang kalian duga atau harapkan.misal cerita melihat hantu?,jadi superhero?,soal jatuh cinta?Perkara melihat hantu dan superhero jatuh cinta?hahaha bukan2.

Jualan roti bakar tak sekadar hanya jualan dan menghitung untung,pulang lalu istirahat hingga besok memulainya lagi.Segala sesuatu akan lebih menyenangkan bila kita melakukannya dengan hati yang ikhlas,lebih2 pekerjaan itu tidak menjadi beban kita.

Bagiku roti bakarpun ada filosofinya,tak hanya filosofi kopi yang sudah tenar duluan.Kisah roti bakarpun patut dibaca (setelah kisah Cinta dan Rangga,kisah malam minggu Mikko,kisah Avengger,the hobbit,mas harry potter,kisah kisah kisah dan kisah2 lainnya).Roti bakar semua tahu bagaimana cara memasaknya,yaitu diatas penggorengan.Nah dari sini saya bertanya-tanya bagaimana bisa disebut roti bakar?sedang roti tidaklah begelut dengan api secara langsung seperti membuat sate atau jagung bakar.Mengolahnyapun dengan besi/plat datar yang dipanasin,lalu margarin sebagai minyak gorengnyya agar roti dan penggorengan tidak menyatu.Cara halus memisahkan dua sejoli roti dan pengorengan,lihatlah meraka selalu bergoyang bersama dalam panasnya api cinta(penggorengan) namun tak bisa bersama.Apakah Anda sama penasaranya dengan Saya?bahwa itu roti bakar atau roti goreng?kita lewati dulu pertanyaan itu,semoga Anda bisa tidur dan tidak memikirkannya,amin.

Roti bakar memiliki tubuh gempal namun empuk,itu memudahkan saya mengiris (tak sampai putus) menjadi 3irisan.Sebut saja irisan 1 irisan 2 dan irisan 3. irisan 1 dan 3 adalah ruang untuk rasa.saya memberikan selai atau coklat atau kacang disitu sesuai pesanan pelanggan.Sedang belahan tengah atau kedua adalah margarin sebagai pihak antagonis pemisah roti dan penggorengan tadi.Dari situ Saya belajar bahwa manusia kudu seperti itu.Tubuh gempal tapi empuk ibarat raga kita harus kuat dalam jalani hidup,namun tetaplah kita bersikap lapang dada dan ikhlas dengan segala ketentuanNYA,jangan bersikap keras pula,bahkan sombong.Irisan yang terisi selai pilihan pelangganpun saya amati.Hidup perlu warna,rasa dan karsa.Isilah kehidupan kita dengan yang membahagiakan.mau pilih asam kecutnya strawberry,lembutnya pisang,kerikil kenikmatan bagai taburan kacang dan messes,atau asinnya disetiap kunyahan (itu tandannya saya terlalu banyak margarin hehehe,,,maaf pelangganku dulu ya).

Hidup adalah risiko,bila tidak berani menghadapi risiko ya jangan hidup (kata pak Boediono lo ya bukan Saya).Namun ada benarnya juga,roti pun mau mengambil risiko panasnya penggorengan,dibolak-balik,lalu diintipin apakah sudah matang apa belum.Kalau ia tidak mau akan itu maka ia tak kan tahu betapa lezatnya ia.Bila ia kukuh tak ingin menerima panasnya penggorengan ia akan terasa hambarrr,tentu saja ia tak akan diterima pelanggan.karena Pelanggan adalah raja.Hiduppun begitu,manusia hendaknya bekerja keras,keringat mengucur deras,hingga keringat dibaju bisa diperas,tak peduli hujan atau panas,demi sekarung beras.HOORRRASSSS

EEHHH…ngomong2 namanya dagang pasti ada sepi ramainya,untung ruginya,suka dukanya manis diriku asem dirimu heheh bcanda.Sedikit berbagi cerita dulu pernah kulayani bapak2 memesan satu menu atau rasa.”mas roti bakar satu rasa coklat nanas ya”kata bapak itu.”iya bapak”jawabku kilat.Bak pianis beradu jemari dengan pianonya Sayapun membuatkan pesanan itu.dalam hitungan detik yang tak saya hitung berapa jumlah detinya pesananpun jadi.”ini bapak rotinya”kataku,”berapa mas”bapak itu menanyakan harga Saya,,ehhh slah salah harga roti bakar saya maksudnya.”delapan ribu bapak”jawabku mantap.Ia lalu memberikan selembar uang Rp 10.000,- kepadaku,sama seperti perkiraan pembaca maka Rp 2.000,- .Maka kusodorkan uang Rp 2.000,- kepadanya,eh lha dia ngotot bahwa uang dia Rp 50.000,-.lhak yo tekor saya.tak kaleh kagetnya saya menerangkan kepada si bapak klau uang dia tadi hanya Rp 10.000,-,ia tetep ngotot minta kembalian Rp 42.000,-.Terjadi sedikit debat disitu.Setelah berfikir sejenak akhirnya kuputuskan untuk tekor saja,karena salah Saya juga tidak menge DEAL kan jumlah uang yang diseraskan saat pembayaran,seperti kasir2 Indomaret atau Alfamart.Suatu saat Pedagang roti bakar harus mengadopsi sistem kasir Indomaret atau alfa.Agar kejadian sperti yang Saya alami tidak terjadi kepada pedagang roti bakar diseluruh Indonesia.Aaminnn..

ROTI BAKAR menyimpan cerita

Kubagikan lewat rangkain kata

Ada asem suka dan duka

Beruntungglah sedikit luka.

Terima lasih pengalaman

Engkau lebih dari sekadar teman

Engkau guru dimasa depan

Jadikan pelajaran jangan lupakan.

Dari saya ,SEKIAN SALAM OPINI

Sosok (lain) penting PT GLOBAL WAY INDONESIA

Dari usia 0 menjadi 1,lalu 2,kemudian 3 dan seterusnya.Dari biji kecil menjadi pohon besar tempat berteduh kala terik matahari atau hujan.
Dari 2 ekor ikan hingga bertelur jutaan.
Itulah sekilas mekanisme pertumbuhan atau perkembangan.Tak ubahnya perusahaan PT GLOBAL WAY INDONESIA.Dari tiada menjadi ada.dari Visi misi hingga investasi.Dan dari 1  pemikir sejati melahirkan ribuan karyawan berprestasi.
Tentu saja itu karena pemilik dan jajaran manajemen yang berkualitas dalam mengembangkan,mengatur serta menjaga kemapanan perusahaan.
Saya tidak akan membahas jajaran atas itu karena saya tidak berkompeten.Yaahh paling tidak Saya akan melihat dari sisi lain  “siapakah seseorang/peran (lain) penting dalam kemajuan PT GLOBAL WAY I.?”  Dan ini jawabannya bukan versi on the spot 🙂

1. CLEANING SERVICE (CS)
Posisi ini  cukup sentral karena hampir diperusahaan,perkantoran,mall ,rumah saya (semoga saja ada kelak.amin)dan lainnya pastilah ada.Tak terkecuali Global.CS datang lebih awal,membersihkan segala lingkungan pabrik.memastikan kenyamanan seluruh karyawan pabrik dalam bekerja.seperti memastikan bahwa aroma wangi yang membaur bukan yg lain,walau yang lebih pengar lebih banyak.Bayangkan bila tanpa CS pabrik kita seperti apa?(saya beri waktu 1 menit 26 detik untuk membayangkan,silakan).Sampah berserakan,toilet beraroma khas,rumput liar dimana-mana.Yang lebih ektrem grafity yang salah tempat yaitu ditoilet yang seharusnya  tempat melegakan sesuatu yang sempat  ditahan.Ada lagi Tulisan2 pesan yang tak karuan.barisan nomer HP atau PIN BB memancing  penasaran.serta balas-membalas rasis terjadi disana,misal “suporter Bla bla ga pinter”  dijawab yang lain  “suporter lalala bisanya omdo” ada lagi yang ikut campur “suporter yang disana KALIAN LUAR BINNASAAA”.Mungkin inilah yang menginspirasi mas MARK Zukerbeg menciptakan PESBUK.
bahkan dengan coretan2 itu kita tidak perlu repot2 ke Senayan untuk tahu egoisnya pendapat pribadi.
Oh ya ada salah satu CS yang menonjol di Global yaitu AGUS.Agus agus… hehehehe.Si Agus selalu banyak ide,cekatan,tahan panas dan yang terpenting tidak mengeluh dan nurut.Bagi Anda yang penasaran lihatlah fotonya  inilah sosok Agus.

&&&&&&&&&&&*BLANK*&&&&&&&

Maaf kesalahan bukan karena gadget Anda yang usang.Tapi karena Agus takut terkenal makanya tidak mau fotonya dilampirkan.
Memang itulah kesederhanaan dan ketulusan.Tanpa harus diperlihatkan semua orang,cukup rasakan manfaatnya.
Ok guys lanjut berikutnya nomer 2.

2.CATHERING
Kalau membahas yang satu ini diantara teman2 saya tebak ada yang menyembulkan satu nafas agak keras.Seakan meniup api lilin dan bila dituliskan jadinya adalah “heehh” atau “huuft”.Benarkah? (Mohon anggukan kepala tanda benar,ya biar ramalan saya benar gitu lo).
Tapi teman2ku ayolah jangan terlalu
pelit berfikir positive dan melihat sisi yang berbeda.
mari kita bedah membedah peran yang kedua ini cathering.Dimana kita makan untuk kerja bukan kerja untuk makan.Beruntunglah kita mempunyai pengendalian yang bagus untuk cathering ini.Diamana cathering dihadapkan dalam persaingan dalam hal menu dan kualitas.Mereka (chatering) selalu konsisten,menu yang konsisten hingga kita bisa menebaknya setiap hari.pembagian yang konsisten tepat waktu hingga tak tersita jam rehat kita.
Bila tanpa chatering lihatlah ribuan karyawan yang saya tebak lagi tidak suka bontot tumpah ruah nyoto didepan,ngemie neng pojokan,bakso entek loro,lan ngopi sampek ngimpi.(maaf diselipin bahasa Jawa juga rekk).Untung saja ada si CAT itu (panggilan sayang penulis buat chatering) yang senantiasa menyuplai makan siang kita.hingga kita tanpa keluar panas2an,lebih cepat makan dan tentunya ehhmm ehhemm uhuukk  HEMAT.
Tteengg teenngg yang ketiga,

3.SERVICE AC
AC yang dalam bahasa Sidoarjoan ANGIN CENDELO sudah mendinginkan raga kita,berpengaruh dalam pikiran yang adem,hati yang sejuk dan keringat enggan jalan2.Tokoh penting dalam pengendalian AC itu tentunya Tukang service AC.Tanpa dia AC Global ibarat sayur tanpa garam,romeo tanpa julliet,toilet tanpa kloset atau bebek goreng tanpa huruf B(tulis saja sendiri).Intinya tukang service AC berjasalah bagi pabrik.Walau kita kesampingkan dulu efek AC Salah satu penyebap gombal warming,rupa2 basah dan lainnya.

Nah itulah 3 peran (lain) yang telah berjasa bagi pabrik.semoga kinerja mereka semakin bagus,hingga GLOBAL WAY usahanya mulus,setiap minggu kita dapat bonus,badan tak ada yg kurus dan kita selalu berkarya dan bekerja terus.AAMIIINNNNN. Segala nama,tempat dan situasi bukanlah rekayasa,bila ada kesamaan adalah faktor kesengajaan.Salam hangat dari saya semoga menginspirasi.maaf bila saya salah ucap atau bila kalimat menyengat.
SALAM OPINI    “DAFA IANT”

image

Dafa iant

Nilai suatu bangsa terletak pada budayanya

Ass. Wr. Wb.  Salam sejahtera bagi kita semua.
Lagu,,semua pasti mengetahui tentang lagu.Mengetahui secara umum saja tidak usah mendetail dari segi tekhnik vokal atau segala macam.Cukup tahu atau paham isi lagu itu,makna dan iramanya itu sudah cukup.Bahkan tidak jarang lagu dijadikan perwakilan perasaan atau suasana kehidupan disekitar kita.Yang sedang jatuh cinta lagunya tentang jatuh cinttaa teruusss,yang putus cinta juga tentang putus cinta terus.Bisa juga yang patut diapresiasi adalah lagu kritik sosial.Kita sudah mengenal IWAN FALS,siapa yang tidak mengenal beliau?Bahkan salah satu majalah Asia pernah menjadikan Iwan fals sebagai sampul depan.Karyanya tentang kritik sosial seperti lagu “wakil rakyat,tikus kantor,ujung aspal pondok gede” serta masih banyak lagi.
Namun Saya cukup prihatin belakangan ini banyak penyanyi,musisi atau band juga boy/girl band lebih mengutamakan lagu tema cinta.Memaksa anak dibawah umur dewasa sebelum waktunya.
Tapi yang paling saya sorot adalah minimnya lagu bertema NASIONALIS.Bukan tidak ada tapi minim sekali.
Berikut ada penggalan sebuah lagu,coba pembaca perhatikan

Halloween night, ayo menari
Tak perlu ucapkan apapun
Sudah lupakan saja hal yang lainnya
Karnival yang hanya setahun sekali
Hari ini semua setan pun bebas
Halloween night

Halloween adalah budaya orang barat.Tepatnya ditanggal 31 Oktober.Lagu itu dengan bangganya dibuat dan dinyanyikan.Oktober 28 adalah HARI SUMPAH PEMUDA.Tidak dimaknai hari itu malah dilanggar tentang bagaimana BERBAHASA SATU,BERBUDAYA SATU dan BERTANAH AIR SATU.
Lagu tadi berlirik “Sudah lupakan saja hal yang lainnya
Karnival yang hanya setahun sekali” .Kita disuruh melupakan Hari Sumpah Pemuda??terlebih setelah Bulan Oktober adalah Nopember hari Pahlawan.Apakah itu juga yang harus dilupakan???
Saya pribadi seperti tanparan keras mendengar lagu itu,terlebih dibulan Oktober dan Nopember adalah bulan yang penuh makna bagi negara kita Indonesia.
Pembaca yang budiman,ini hanya ungkapan nasionalis saya.berharap tulisan biasa ini bisa memberi semangat nasionalis kepada semua.Bukan Saya sok hebat,namun kita harus berfikir apa yang sudah kita lakukan untuk membalas jasa pahlawan kita?Saya percaya Negara kita tercinta ini suatu saat akan bangkit dan besar.Saya peecaya itu.
semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca semuanya.SALAM OPINI SALAM NASIONALIS.

PELAJARAN HIDUP DARI MAHAMERU

Malam itu hari Jumat,tepatnya tanggal 29 mei 2015.Malam dimana saya pribadi mempersiapkan menuju puncak tertinggi Pulau Jawa yaitu Mahameru pada G. Semeru.Tiba saat kami berkumpul yaitu 4 orang.Pak Beny,mas Brams,mbak Ayu dan saya sendiri.Kisah yang akan saya tuliskan adalah tentang belajar dari orang lain,sekitar dan juga alam ciptaanNYA.

Esok pagi tanggal 30 Mei 2015 tentunya kami sampai di Tumpang,di kediaman bapak Rusno.Tempat kediaman beliau sudah akrab dengan para pendaki khususnya yang akan menikmati,menaklukan bahkan penasaran dengan Mahameru beserta alamnya,sama halnya saya.

Pelajaran pertama saya rasakan dari sini adalah,bapak Rusno adalah supir truck yang sudah puluhan tahun mengantar pendaki menuju Ranu pani,tempat pendaftaran dan juga gerbang pendakian mencapai puncak.Siapa sangka Bapak Rusno selain mengantar,beliau juga menyediakan tempat singgah,makan juga parkir entah roda empat atau dua.Dan itu semua GRATIS.hanya biaya antar ke Ranu pani dan sebaliknya saja kita membayar Rp. 45.000,-/orang.

Tentu itu sangat murah bagi kami semua pendaki mengingat fasilitas yang beliau berikan.Dari situ saya belajar bahwa uang memang penting,tapi menjadi berguna untuk sesama itu tak ternilai.Hitung2an Tuhan memang beda dengan kita manusia.Dimana bagi bapak Rusno 2-1 bisa menjadi 10,20,30 dst.

Singkat cerita saya dan rekan tiba di RANU PANI,mengurus segala biaya admin,persyaratan dan memahami arahan/pembekalan dari petugas.Sekitar pukul 10.30 WIB kami memulai pendakian,pelan tapi pasti dari Ranu panike gerbang pendakian juga pos2 yg siaga sebelum mencapai Ranu kumbolo nan elok dimata.Selama perjalanan kami berpapasan bahkan berbarengan dengan pendaki lain.Saling sapa,supoort dan canda kami lemparkan dari mulut kami masing2.Ada yang beda bila anda pahami saat liburan ,yaitu perbedaan mendaki dan dipantai.Di pantai manusia berhamburan dan berjemur menikmati terik mentari.Ada pula yang berselancar,mencari ikan bahkan bermain pasir.itu Bagus memang tapi ada satu hal yang tidak ada dibandingkan mendaki yaitu SOLIDARITAS,PEDULI LINGKUNGAN juga SPIRIT.Itu adalah pelajaran hidup kedua yang saya petik saat mendaki.Yang tak kenal pun bisa memberi semangat dan arahan.Yang jaim pun bisa lepas dan berkreasi dalam selfie / groufie.Yang biasa membuang sampah bisa mencintai sampah dengan mengantonginya hingga pulang.Tentu saja itu semua demi alam dan keinginan menikmati,mengenal dan menjaganya.

Pukul 17.00 WIB kami tiba di danau nan indah,RANU KUMBOLO +- 2.400 Mdpl.Kami sengaja menginap dan tidak langsung menuju KALI MATI seperti sebagian pendaki,selain kondisi fisik,kami juga ingin lebih leluasa menikmati Ranu kumbolo.Air jernmih di danau itu.bak Cermin alam yang tergeletak ditengan hutan.Pendaki dan petugas sadar betul kewajiban untuk menjaganya.Hanya tempat mengambil air saja.haram bila mengotori/masuk mandi ke danau.Kalau ada yang nekat tidak cuma petugas yang menegur tetapi seluruh penjuru pendaki yang singgah disana akan menerikan peringatan dengan gaya khass “HHHHUUUUUUUUUUUUUUU…..”.Tentu saja itu hukuman tak langsung yang menyerang mental si pelanggar.Itulah pelajaran selanjutnya yang saya rekam.Bahwa suara alam itu banyak,Anda bisa menyalahinya satu kali namun anda akan mendapat balasan ribuan kali.Ambillah foto tinggalkan jejak memang patut dicanangkan di alam raya yang indah ini.

Setelah semalam menginap di Ranu kumbolo akhirnya 31 Mei kami melanjutkan perjalanan ke Kali mati,pukul 09.00 WIB kami melaju.Mitos “tanjakan cinta” telah menanti didepan kami dan pendaki lainnya.Dengan tanpa menoleh/berbalik badan saat menanjak di tanjakkan cinta,serta memikirkan nama orang yang kita cintai maka hubungan akan langgeng.Sugesti tapi bermanfaat.Berkali-kali saya menggoda rekan saya mbak Ayu namun ia kukuh menatap kedepan hingga atas.Tahukah anda isi dari mitos ini.saya pribadi mengambil pelajaran hidup yang penting saat itu.Bahwa seperti apapun motivasi yang masuk kepada kita tidak akan berguna bila kita tidak fokus.Namun sebaliknya bila kita yakin,fokus dan teguh maka kita akan sampai puncak kemenangan.Tanpa menoleh kebelakang adalah tujuan agar kita pantang menyerah.Memikirkan yang kita cintai adalah yang disebut tujuan hidup kita.Berjuanglah dan berjuanglah.

Sepanjang pendakian Banyak penjual menjajakan jajanan ,entah dari pos 1,2,3,4 Ranu kumbolo itu sendiri bahkan Kali mati.Sekadar pengetahuan saja mereka menjual aneka gorengan juga semangka.Ada pula minuman mineral,madu dan nasi bungkus.Ketauhilah teman.dari pos 1 sampai Kali mati semua harga itu sama,antara penjual yang di pos 1 sampai Kali mati,gorengan dan semangka yang menjadi buruan pendaki ditawarkan Rp 2.500,-/buah.Sedang bila anda ketahui jarak dan medan antara pos 1 ke Kali mati sanggatlah jauh dan berat tentunya.Namun mereka sesama penjual sepakat dengan harga jual,tanpa membedakan perbedaan jarak tempat mereka menawarkan jajannan.Sungguh ini patut kita contoh,apalagi bagi pemimpin bangsa kita ini.Yang mengandalkan segala cara memperkaya diri.Mungkin mereka jarang mendaki ya teman. hehehehe,, :-).

Pukul 16.00 Wib kami sampai di Kali Mati.Mendirikan tenda,makan dan istirahat adalah jadual kami.Karena tengah malam nanti kita bersiap menuju puncak.Ada sumber di Kali mati yaitu “Sumber mani”.Airnya sanggatlah segar dan jernih,sekali teguk saja bisa menahan dahaga datang lagi dalam jangka lama.Walau butuh 30 menit untuk mencapai dari tempat berkemah.Namun terbayarlah kita dengan mata air sumber mani iitu.

Jadual telah kami targetkan.pukul 22.30 WIB kami bersiap melangkah ke puncak.diawali segala persiapan fisik,perlengkapan,persediaan juga untaian doa yang dipimpin bapak Beny,agar selamat,berhasil dan mengambil nilai suci dari pendakian ini.Berat,terengah-engah saat mendaki,Kadar oksigen yang semakin menipis,udara dingin yang menerpa,juga medan menanjak dan berpasir yang kami lalui.Saling memotivasi,bantu,uluran tangan satu sama lain demi tercapainya puncak.Naik 1 kali lalu turunnya 2 kali.Begitulah medan pasir yang kami lalui.Tak jarang pula gelindingan batu dari atas yang tak sengaja tertendang pendaki lain.Harus siaga kami tangkap.Cepat bukan tujuan utama,lambat bukan keharusan mencapai  tujuan.Namun sabar dan tekat adalah modal kami mendaki.Itu adalah ajararan alam saat itu.Alam memang mengajarkan banyak hal pada kami saat itu.Ada hal yang menarik saat 100 M mendaki puncak.bahwa mbak Ayu menjadi ringan langkahnya setelah mendengar perkataan mas Bram,”ayu lihat lampu berkelip diatas sana,itu adalah puncak.Berarti kita akan segera sampai”.Ya perkataan itu yang membuat ringan langkah kakinya.Mungkin dalam hati dan pikirannya berkata “Mahameru aku datang” yang ia ucapkan terus menerus.Mas bram memang sering mendaki apalagi Semeru,ini adalah yang kesebelas kalinya baginya.Memotivasi juga kelihaiannya.pak beny yang berpengalaman mendakipun sudah berperan bagi saya yang pemula,bagi ayu yang sempat masuk angin dengan mengobatinya.

Langkah berat menjadi ringan,nafas sesak telah terlegakan,hawa dingin menjadi teman. keindahan dan kepuasan menjadi bonus dari alam bagi mereka yang tak menyerah dalam mendaki.ya..pemandangan alam dari puncak tertinggi di tanah Jawa ini sangatlah tiada tara.Terlihat G. Bromo,G. Arjuno,g. welirang dan masih banyak lagi.awan menjadi karpet putih dikaki kita.Letupan kawah Semeru menderu menyapa.Tetes air mata bangga dan kebahagiaan tak sengaja mengalir.TERIMA KASIH TUHAN ATAS RESTU JUGA KESEMPATAN UNTUK SEMUA INI.Ucapku dalam hati.Mengutip kata2 Soe hok gie bahwa “tidak ada cinta kepada alam sebelum kita menuju/mendatangi alam itu sendiri”.Seperti yang kita ketahui Soe hok gie meninggal di puncak Mahameru.

Singkat cerita kami telah puas diatas dan segera turun .Istirahat di kali mati,menuju dan singgah semalam lagi di Ranu kumbolo yang menyandera kami dengan pesonanya.Tepat tanggal 2 Juni sampailah kami di ranu pani.Melaporkan diri juga jumlah sampah yang kami bawa.Kalau dikota kita membawa sampah akan dipandangi heran,disini sebaliknya.Pendaki yang turun tanpa sampah akan dipandangi curiga (dikemanakan sampah mereka?pasti dibuang dan mengotori alam semeru).Ya kurang lebih begitu.

Kami segera mencari pak Rusno dan truknya.segera kembali ke Tumpang tempat kediaman beliau,yang seperti yang saya bilang tadi disana kami dan pendaki lain dijamu seperti tamu.mandi,minum juga tempat ibadah tersedia dengan nyaman dan gratis.saluuutt bpak Rusno.

Perjalanan pulang menuju rumah kami begitu ceria,yang melahirkan PANCA CINTA dari bapak Beny.

pertama CINTAILAH TUHANMU

Kedua CINTAILAH IBU BAPAKMU

Ketiga CINTAILAH DIRIMU

Keempat CINTAILAH SESAMU dan

Kelima CINATILAH ALAM RAYA

Itu adalah PANCA CINTA dari bapak Beny,sangat luas dan berguna penjabarannya.Itu pokok dalam hidup ini.Karena memang kita hidup adalah dari cinta dan untuk cinta itu sendiri.Pengalaman mendaki yang memberi banyak sekali pelajaran hidup.Saya takkan pernah melupakan pelajaran2 hidup dari mendaki ini,

Demikian tulisan dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua.

SALAM LESTARI.
Dafa iant
image

image

image